Sabtu, 16 November 2013

POEM

BEST FRIEND


Best friend . . . . .
When I'm with you
You make me smile
You make me happy
I feel happy with our jokes together
I feel enjoy when we share the problem
Because you give me solution
When I'm sad . . . .
You always here for me
When I cry . . . .
You always here for me

Best friend is always there
You always make me comfort
when beside you
Sometimes I feel sad because
You make me hurt
But you are the best one for me
Best friend . . . .
thanks for everythings
Everythings that you have done for me

CERPEN

Bukan Cinta Monyet
Namanya Elsia, orang sering memanggilnya dengan sebutan Sia. Dia akan menginjak pendidikannya di Sekolah Menengah Atas (jika lulus), atau dengan kata lain dia telah menjalankan Ujian Nasional tahun ini dan tinggal menunngu hasil kelulusannya. Dua bulan dia menunggu pengumuman hasil UN. Disuatu ketika, disaat dia merasa jenuh dan kesepian dirumah karena lamanya waktu libur setelah UN, dia disibukkan dengan internetan mencari informasi pendaftaran peserta didik tahun ajaran baru di SMA, selain internet dia sering sibuk dengan hpnya. Suatu saat hpnya berbunyi.
“Krriiiinggg...krrriiiing....”  Satu pesan masuk tak ada nama kontak dihpnya.
“hey sia....apa kabar?” Isi sms itu.
Dia mengira itu hanya orang iseng yang tak dikenalnya, dia tak menanggapi sms itu. Namun beberapa jam kemudian, ada pesan yang sama seperti tadi. Lalu ia membalas sms itu.
“Alhamdullillah baik, maaf ini siapa?” Balasnya.
“Aku Kevin, teman les yang dulu sering  mengejekmu. Namun itu hanya ejekan guyon. Aku dapat nomer hp mu dari temanmu..” Balas Kevin selang beberapa menit.
“Ohh..kamu vin, tumben sms. Eh..gimana ni, kamu udah siap nerima hasil UN nya? Kan besok udah pengumuman.” Tanya Sia di sms itu.
“Siap gak siap harus siaplah. Percaya aja deh.. Tuhan pasti memberi yang terbaik buat nasib kita, iya kan??” Lanjut Kevin.
“wuuiisss...iyaalah. Kevin, udah dulu ya sms nya, aku mau cari kesibukan lain nih..capek sms mulu hehe, maaf ya..bukan maksudku memutus sms kita hehee..” Balasan Sia.
“Iya silakan Sia.. gak apa-apa, Aku yang minta maaf karena telah menggangu kesibukanmu.” Balas Kevin yang merasa bersalah.
 Sia menginginkan SMA yang elit diJogja. Namun Tuhan berkata lain, dia mendapat hasil UN yang bagus tetapi belum memuaskan baginya, yaitu dengan NEM 36,05. Setelah Sia menerima nilai hasil UN, hp nya berbunyi tanda pesan masuk. Sia segera membuka hp untuk membaca pesan masuk, ternyata pesan masuk itu dari Kevin.
“Sia, udah nrima nilai hasil UN? Berapa NEM kamu?” Tanya Kevin penasaran disms.
“NEM ku 36,05 . Kalau kamu?” Sia tanya balik.
“Aku... emm...aku 35,50 . Selamat ya..nilai NEM kamu lebih tinggi dari aku.” Balas Kevin.
“Iyaa..makasih Kevin. Kevin, aku masih bingung nii...mau daftar di SMA mana...NEM ku gak mencukupi buat masuk diSMA yang aku inginkan dulu..” Lanjut Sia di sms.
“Tuhan telah memberi kita jalan yang terbaik Sia, jadi jangan putus asa, Tuhan telah memberimu jalan lain dari keinginanmu, dan itu pasti jalan terbaik. Masih banyak SMA yang mencukupi kategori nilai mu, ada juga SMA yang harus menguji kemampuan masing-masing, dari seleksi itu kamu juga bisa menguji kemampuan dirimu sendiri Sia..” Nasihat Kevin.
“Makasih banget buat semua nasihatmu Kevin, aku jadi menyadari bahwa Tuhan telah memberiku jalan terbaik walaupun sempat membuatku bimbang.” Balas Sia.
“Iyaa..sama-sama Sia. Tuhan yang mengatur semua nasib kita, jika kamu memiliki keinginan untuk masa depan, sertai selalu doamu dalam setiap ibadahmu.” Lanjut balasan Kevin.
“Semua kata-katamu itu benar, masa lalu tak ada yang harus disesali, dengan sekarang kita memiliki arah dan tujuan untuk masa depan. Kevin, udah dulu ya smsnya , aku mau cari info tentang pendaftaran peserta didik tahun ajaran baru diSMA.” Sia mengakhiri smsnya pada saat itu.
“okedehh..” Jawab Kevin dibalasan sms.
 Lalu Sia mencari SMA yang nilainya masuk dikategori sekolah tersebut, dengan mengikuti berbagai seleksi. Selang waktu berputar dan saat yang ditunggu-tunggu hasil seleksi untuk masuk ke SMA yang dia pilih akan diumumkan, ternyata dipapan pengumuman teacantum namanya dan dinyatakan lulus seleksi, dia senang karena diterima di SMA tersebut, dia berfikir ternyata Tuhan memberikan jalan yang terbaik untuknya. Dengan menjalani segala persyaratan untuk masuk diSMA itu, dan dia juga sudah berhasil menjalani segala Masa Orientasi Siswa.
Pada saat itu, Elsia yang sering disapa temannya dengan panggilan Sia semakin dekat dengan teman smsnya tak lupa adalah Kevin. Dengan sekolah yang berbeda, dan segala aktivitas apapun tak heran jika Sia selalu membawa hp dengan keceriaan untuk berkomunikasi dengan Kevin disms.
Suatu ketika tak sengaja Elsia bertemu Kevin di toko buku, ketika Elsia ingin membeli novel di toko buku itu, tak jauh dari seberang jalan dekat rumah Kevin. Mereka berbincang-bincang dengan canda tawa yang tersirat pada raut wajah ceria Elsia.
“Hey Sia...kebetulan sekali, kita bisa ketemu gak sengaja  gini...” Sapa Kevin kepada Sia.
“Eh.. Kevin, iyaa ni..kebetulan ni kita..” Jawab Sia.
“Cari buku apa kau Sia??” Tanya Kevin penasaran.
“Aku cari novel nih..” Jawab Sia sambil tersenyum memandang novel-novel didepannya.
“Boleh aku bantu cari novel yang kamu maksud? emm..sekaligus menemanimu? Haha..” Tawaran Kevin berbaik hati kepada Sia.
“Beneran ni gak apa-apa? Entar aku gak ngerepotin kamu?” Tanya Sia.
“Enggak kok Sia, mumpung aku lagi baik hati nih..hhahaha..” Jawab Kevin menatap Sia.
“ohh...iyyaa kalau gitu boleh banget vin..” Sambung Sia kepada Kevin dengan menatap mata Kevin yang penuh kilauan indah dimata Kevin yang  juga menatap Sia.
                Hari semakin panas, Sia tak kuat dengan panasnya sinar matahari di siang itu. Lalu Kevin meminjaminya jaket. Udara juga mengundang nafsu dahaga yang membuat mereka haus sekaligus lapar, saat itu juga suara adzan  waktu ibadah solat dzuhur berkumandang. Mereka berdua mencari rumah makan sekaligus musholah. Awalnya mereka ke musholah dulu untuk solat dzuhur, setelah selesai solat mereka langsung bergegas menuju rumah makan. Sesampai di rumah makan dan memesan makanan. Sambil menunggu pesanannya datang, mereka berbincang-bincang mumpung lagi ketemu langsung.
                “Sia, kalau boleh tau makanan favoritmu apa sihh..? hehe.. aku kepo yaaa..maaf..” Tanya Kevin yang sambil bercanda.
                “emm...kalau makanan... emm... semua makanan yang enak aku pasti suka haha..iyalah! Aku lebih suka makanan yang berkuah, seperti soto dan bakso. Humm...nyammiii.. hehe” Jawab Elsia yang menanggapi dengan bercanda juga.
                “Wuuiisss.....sama dong kalau suka makanan yang berkuah.” Sambung Kevin.
                “Alahhh...yang bener?? Kamu ma bohong. Ikut-ikutan...”  Tanggapan Elsia yang menganggap Kevin bohong dengan bercanda.
                “Aku gak bohong Sia, beneran dehh...aku lebih suka makanan yang berkuah. Kita beneran sama ini seleranya.” Jawab Kevin jujur.
 Matahari semakin berjalan ke barat, segera mereka pulang ke rumah masing-masing, sebelum pulang mereka  berpamitan dan mengucap salam.
“Kevin, Aku pulang dulu ya... ini udah sore. Makasih udah nemenin cari novel dan makan siang.. maaf kalau aku ngerepotin hehe..” Kata Elsia yang ingin berpamitan.
“Iyaaa Sia silakan, sama-sama...santai aja, enggak ngerepotin kok!hehe.. Hati-hati dijalan ya Sia, kalau ada belokan, belok ya..jangan lurus hahaha..” Jawab Kevin sambil bercanda kepada Elsia.
                Setelah sampai dirumah masing-masing, Kevin dan Elsia merasakan perasaan yang sama, entah itu perasaan apa yang membuat mereka bahagia dan deg-degan.
                “Ini pertanda apa ya Tuhan?? Kenapa perasaanku bahagia tapi deg-degan?” Ucap Kevin didalam hati dengan muka polos dan senyum-senyum sendiri seperti orang sedang jatuh cinta.
Sebenarnya Kevin sudah lama memendam rasa itu, tak lain adalah rasa cinta. Dari pertama Kevin bertemu dan mengenal Elsia, Kevin merasa perasaan yang tak biasa dialaminya. Dengan perantara sms itu, Kevin dan Elsia semakin didekatkan walaupun tak sering bertemu. Hp Sia tiba-tiba berbunyi tanda pesan masuk. Segeralah Sia membukanya, ternyata Kevin yang smsnya lagi.
“Sia aku mau jujur. Aku sudah lama memendam perasaan ini, perasaan ini asing bagiku namun tak asing kata ini, tak lain mungkin rasa cinta. Dari awal kita bertemu aku sudah merasakan getaran dihati ketika melihatmu.” Isi pesan dari Kevin.
“Aku bimbang Kevin, mungkin aku hanya bisa mengucapkan makasih dengan rasa cinta darimu itu. Mungkin sebenarnya yang kamu maksud itu rasa cinta atau sayang sebagai teman dan sahabat, tak lebih dari itu.” Jawaban Elsia yang tegang memegang hp karena bimbang.
“Bukan Sia... ini beda dari segalanya. Aku awalnya bingung untuk mengungkapkan perasaan ini, tapi aku lama-lama memahami dan mengerti perasaan ini apa.” Balasan Kevin menegaskan.
“Tapi aku ingin saat ini kita berteman aja, kalau lebih ya cukup sahabat vin...” Isi pesan balasan dari Elsia.
“Aku pahami itu Sia, tak apa jika saat ini kita hanya berteman sebatas sahabat... Aku tau jika kamu masih ragu, tapi aku hanya ingin mengungkapkan apa yang ada dalam benakku selama ini Sia. Jadi ku mohon, walaupun kita belum ada hubungan yang spesial tapi jangan putus pertemanan kita yang sudah semakin dekat ini ya! Aku nyaman berteman sama kamu..” Balasan Kevin.
Sudah lima bulan tak terasa mereka semakin dekat dan berteman lewat sms, namun keduanya tetap belum ada hubungan yang spesial. Mereka hanya seperti sahabat yang jauh karena jarak yang menghalangi. Walaupun mereka tak pernah bertemu lagi, namun mereka merasa setiap hari bertemu karena saking dekatnya mereka di sms yang setiap saat ada. Suatu ketika Kevin ingin mengungkapkan perasaan itu kepada Elsia, segera iya jujur tentang perasaannya yang sudah lama terpendam.
 Sewaktu Kevin mengungkapkan perasaan itu, Elsia hanya beranggapan itu hanya cinta monyet. Elsia sudah merasa nyaman jika diantara mereka hanya berteman atau tak lebih dari persahabatan. Kevin berkata lain, dia menganggap perasaannya serius, dia pun berjanji suatu saat akan membuktikan keseriusannya kepada Elsia.
Dari perbedaan anggapan tersebut,  tak menjauhkan hubungan pertemanan antara mereka. Kevin tak merasa kalau cintanya bertepuk sebelah tangan, karena Kevin tau sorot mata Elsia kepadanya. Sebenarnya Elsia juga memendam perasaan yang sama kepada Kevin, namun Elsia hanya beranggapan itu perasaan yang biasa dia alami kepada teman lelaki yang lagi dekat dengannya. Elsia beranggapan dan mengucap seperti itu karena ia belum siap untuk jujur tentang perasaan itu. Perbedaan anggapan tersebut malah membuat mereka semakin dekat. Walaupun mereka dekat hanya sebatas sahabat, namun seperti orang yang mempunyai hubungan lebih dari sahabat diantaranya.
“Sia, aku gak yakin kalau kamu gak punya perasaan yang sama sepertiku. Dari sorot matamu aku tau yang ada dibenakmu. Mungkin saat ini kamu belum siap mengungkapkannya, namun aku yakin suatu saat kamu akan jujur untuk mengungkapkannya.” Sms Kevin kepada Elsia. Namun Elsia bingung harus membalas apa sms itu, dan akhirnya ia memutuskan untuk tidak membalas sms itu saat ini.
 “Kamu ingat baik-baik kataku, Aku akan slalu ada buat kamu disaat kamu membutuhkanku atau tidak membutuhkanku. Aku yakin perasaan yang tak lain adalah rasa cinta ini bukan cinta monyet.. Aku sayang sama kamu bukan karena nafsu, tapi karena Allah.” Sms Kevin beberapa jam kemudian, tanpa  ada balasan dari Elsia.
                Hari berikutnya Elsia membalas sms itu dengan apa yang ia pendam selama ini, dengan perasaan gemetar ia mengambil hp dan mengetik disms.
“Kevin, aku sadar keseriusanmu itu. Aku ingin jujur, sebenarnya aku punya rasa yang sama sepertimu, namun aku takut rasa itu hanya perasaan cinta monyet. Tapi sekarang kamu sudah menyadarkanku, aku sudah yakin dan semoga perasaan ini bukan cinta monyet.” Balasan Sia tentang sms Kevin yang kemarin.
“Aku ingin mengenalmu lebih dekat dari sahabat.” Kata Kevin beberapa menit kemudian disms itu.
“Tapi aku masih sangat ingin serius pada sekolah, aku takut jika pacaran mengganggu sekolahku dan masa depanku nanti... Jika nanti ada masalah atau apalah yang membuat kekacauan hati, gimana coba? Aku gak mau galau. . . ” Jawab Sia di sms yang masih ragu.
“Nahh..aku tau itu, kita masih sama-sama anak pelajar. Aku pun juga mikir gitu sebelumnya. Namun kita membuat kesepakatan aja, sekolah nomer satu dari pada pacar. Kita bisa menjalaninya dengan kita pengertian dengan pasangan kita. Jika ada masalaah, kita selesaikan bersama, jangan emosi dulu sebelum ada penjelasan, walaupun emosi itu bisa refleks tapi usahakan sabar dulu.” Sahut Kevin disms.
“Kamu yakin hubungan kita bisa seperti yang kamu katakan itu?” Tanya Elsia yang masih kelihatan ragu.
“Aku yakin banget, hubungan  kita bakal baik-baik aja. Kenapa kamu masih ragu Sia? Apa yang membuat kamu masih ragu?” Jawab Kevin dan bertanya penasaran tentang keraguan Elsia.
“Yaaa emm...aku masih ragu aja, gak tau kenapa masih ragu, aku ragu karena belum yakin apakah hubungan  kita bakal baik-baik aja.”  Sahut Elsia disms yang masih terus memegang hp untuk sms.
“Aku kasih waktu kamu buat  ngeyakinin hatimu, aku kasih waktu kamu sampai kapan pun walaupun itu lama Sia... Aku akan tunggu jawaban dari kamu. Udah adzan tu..waktunya solat, mending kita solat dulu, kamu berdoalah biar diberi petunjuk Tuhan yang terbaik buat kamu dan tentang kita.” Jawaban Kevin yang meyakinkan.
“Yaa udah kita coba dan terapkan pada hubungan kita selanjutnya, kalau sekolah nomer satu dari pacar, saling pengertian dan seperti semua kata-katamu itu.” Jawab Sia lagi disms, setelah beberapa jam kemudian dan Kevin yang tetap menunggu.

                Hari berganti hari dan bulan berganti bulan, hubungan mereka semakin dekat dan membaik. Mereka berdua semakin yakin dengan hubungan yang telah mereka jalin. Hingga sampai saat ini hubungan mereka langgeng  walaupun kadang ada masalah kecil, namun mereka bisa menyelesaikannya bersama. Bahagia dalam kebersamaan dan  akan terus bersamalah mereka berdua.

Sabtu, 19 Oktober 2013

- TIPS -

1. Belajar Kelompok
Bosan belajar sendirian? Coba saja belajar secara kelompok bareng teman. Belajar kelompok merupakan salah satu belajar yang baik dan efektif. Dengan belajar kelompok kegiatan belajar akan menjadi sangat menyenangkan karena ada temannya. Belajar secara kelompok sebaiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar bisa termotivasi dan ketularan pintar.
2. Coba Rajin Membuat Catatan Atau Intisari Dari Pelajaran
Setiap bab pelajaran selalu ada bagian-bagian yang penting. Nah bagian yang penting ini sebaiknya dibuat catatan di buku tersendiri. cara belajar yang baik dengan merangkum bahan atau materi pelajaran juga sangat berguna saat menghadapi ujian.
3. Selalau Disiplin Dan Tekun Dalam Belajar
Yang penting di sini adalah kualitas belajarnya. Walaupun hanya 1-2 jam sehari tapi kalau di lakukan setiap hari pasti akan lebih baik dari pada belajar dalam waktu yang sangat lama pada waktu tertentu saja. Misalnya hanya belajar kalau ada ulangan atau ujian saja.
4. Bertanya Kalau Belum Paham
Biasanya saat guru selesai membahas satu mata pelajaran akan bertanya pada murid muridnya. Apakah sudah jelas? Jangan ragu dan takut untuk bertanya kalau memang kurang paham atau kurang mengerti.
5. Hindari Sikap Tidak Jujur
Sekarang ini banyak siswa membuat catatan untuk mencontek saat ada ulangan atau ujian. Dengan belajar dengan jadwal yang teratur seorang murid akan selalu siap jika ada ulangan dadakan dan tidak perlu mencontek. Bagaimana dengan tips cara belajar yang baik diatas mungkin masih belum bisa meningkatkan hasil belajar anda?


Tips Cara Belajar yang Baik

1. Ciptakan suasana yang kondusif
Dalam belajar, kamu harus menciptakan suasana yang kondusif, nyaman dan tenang untuk belajar. Cara ini merupakan salah satu cara belajar yang baik karena bagaimanapun jika ingin materi yang kamu pelajari itu bener-bener masuk ke otakmu, kamu harus tenang dan dalam keadaan yang nyaman. Sehingga nggak mengganggu konsentrasi. Belajar di luar ruangan mungkin adalah pilihan yang cukup baik, karena selain lebih fresh, kita juga bisa lebih tenang dan nggak penat dalam belajar.
2. Lihat garis besarnya dahulu
 melihat garis besar materi. Jika membaca bahan pelajaran yang baru, jangan langsung menceburkan diri kedalamnya. Kamu bisa lebih meningkatkan pemahaman bila melihat sepintas garis besarnya. Lihatlah semua subjudul, keterangan gambar dan ringkasan yang ada. Jik membaca bacaan yang cukup panjang, maka bacalah dahulu kalimat pertama dari setiap paragrafnya.
3. Buatlah catatan intisari dari bahan pelajaran
Tips cara belajar dengan teknik meringkas intisari dari pelajaran. Kalau kamu meringkas materi dari setiap bahan pelajaran ke dalam sebuah catatan kecil, maka akan sangat membantumu mengingat bahan pelajaran itu. Pada saat kamu menulisnya, kamu pasti membaca materinya lagi, bener kan? Itu akan membuatmu cepat hafal materinya. Sebaiknya catatan itu ditulis kedalam buku kecil atau kertas yang bisa dibawa kemana-mana, sehingga bisa dibaca kapan dan dimanapun kamu berada. Tips Cara belajar yang baik bukan?
4. Berlatihlah tehnik kemampuan mengingat
 teknik kemampuan mengingat. Agar lebih mudah kamu ingat sebaiknya materi yang akan kamu hafal itu diubah menjadi sebuah singkatan atau kata kunci (Mnemonics) dengan formulasi yang mudah diingat-ingat. Seperti MeJiKuHiBiNiU untuk singkatan-singkatan dari warna pelangi, yaitu Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila dan Ungu. Walaupun kamu jika menghafal langsung dalam 1 minggu sudah lupa, dengan menggunakan mnemonics seperti ini kamu bisa ingat sampai puluhan tahun lamanya.
5. Belajarlah dengan tekun dan rutin.
paling ampuh adalah dengan tekun dan rutin. Belajar tepat waktu dan serius juga sangat berpengaruh dalam peningkatan prestasi belajar, apabila kamu jarang belajar maupun  hanya belajar jika akan ada ulangan pasti prestasinya gak akan maksimal. Jadi belajarlah dengan tekun dan rutin selagi ada waktu untuk belajar. Juga jangan belajar dengan tergesa-gesa pada hari terakhir sebelum ulangan, cara belajar yang baik seperti itu hasilnya juga nggak akan maksimal.

Demikian beberapa tips cara belajar yang baik efektif dan efisien untuk anda coba, semoga sukses!!